Sabtu, 18 Agustus 2018, sebagai salah satu bentuk persiapan bagi tim pembinaan (Asisten Senior Resident, Senior Resident, Pembina & Pengasuh), Unires UMY menyelenggarakan Baitul Arqom, seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Kegiatan ini dilangsungkan sejak Sabtu pagi hari tersebut. Kali ini tajuk yang dihadirkan adalah “Satu Atap Satu Semangat untuk Unires Berkemajuan” dengan harapan seluruh pihak dapat berkolaborasi untuk mewujudkan Unires menjadi tempat pendidikan karakter mahasiswa yang lebih baik dan berkemajuan.

Bertempat di luar dan jauh dari Unires, yaitu di Desa Wisata Pulesari daerah Turi, Sleman, kegiatan ini terasa begitu khidmat dan berkesan. Para peserta berangkat menggunakan 2 armada bus (SR, ASR dan pembina) dan 2 buah mobil (direktur, pengasuh dan staff lainnya) sekitar pukul 07:00 WIB dari Unires Putri UMY yang didahului sarapan bersama.

Pembacaaan Al-Qur’an oleh Ustadz Jauhari (Pembina Baru)
Ustadz Muhsin Hariyanto memimpin pelantikan
Pelantikan Staff Pembinaan Baru
Ustadzah Hanifah (Pembina Baru) selaku MC acara pertama

Tiba di lokasi kegiatan, sekitar pukul 08:00 WIB peserta diarahkan ke pendopo utama yang telah disewa oleh Unires. Di sini pembukaan dilaksanakan yang dipandu oleh Ustadzah Hanifah dan disertai dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Ustadz Jauhari. Kegiatan BA ini dibuka secara resmi oleh Direktur Unires UMY, yaitu Ustadz Muhsin Hariyanto. Mengiringi acara pembukaan, diselenggarakan pelantikan terhadap Pengasuh, Pembina, SR dan ASR baru Unires.

Ustadzah Zulfa A. selaku MC sedang menyimak penyampaian Fasilitator
Ustadz Asep S. menjelaskan tentang Ideologi Muhammadiyah

Sekitar pukul 09:00 WIB acara dilanjutkan dengan Materi dan Diskusi Sesi I tentang “Ideologi Muhammadiyah” yang difasilitasi oleh Ustadz Asep Setiawan, salah satu dosen Fakultas Agama Islam UMY. Setidaknya materi ini menjadi pijakan dasar untuk menyesuaikan dengan pandangan-pandangan dan pemikiran keislaman di Muhammadiyah. Bertindak sebagai Moderator, Ustadzah Zulfa Aulia (Pembina Baru Unires).

Ustadzah Fatimatuzzahrati selaku MC dan Ustadz Muhsin sebagai Pembicara  

Selepas sesi pertama, acara dilanjutkan dengan pembagian kamar kepada seluruh peserta dan dilanjutkan dengan ISHOMA (IStirahat, SHOlat dan MAkan). Pukul 13:00 barulah acara dilanjutkan dengan sesi II, yaitu materi dan diskusi seputar “Ke-UNIRES-an”, yaitu tentang bagaimana memahami arti UNIRES yang sebenarnya. Pada sesi ini, Ustadz Muhsin menyampaikan hal-hal fundamental dan penting yang perlu dipahami seputar UNIRES. Ustadzah Fatimatuzzahrati (Pembina baru UNIRES) bentindak sebagai Moderator pada sesi ini.

Setelah ISHOMA waktu ashar, sekitar pukul 15:30 WIB, acara dilanjutkan oleh Ustadzah Ellen D. Oktanti Irianto selaku MC dengan materi sesi III yang terdiri dari 3 bagian. Bagian pertama, sosialisasi terkait JobDesc tim atau staff pembinaan oleh Ustadz Mahfud Khoirul Amin (Pengasuh Unires Putra yang Baru sekaligus Wakil Direktur Bagian Program). Pada kesempatan ini beliau juga memberikan penjelasan program-program (baik Klasikal, Pembiasaan maupun Mentoring) dan jadwal atau alokasi waktunya serta aturan dan mekanisme penggantian waktu saat ada tanggal merah. Menariknya, saat menyinggung tentang iuran latihan qurban, beliau menyampaikan bahwa alhamdulillah ada beberapa kambing yang bisa dibeli dari hasil iuran SR, ASR dan Pembina yang baru. Namun demikian akan lebih baik jika tahun depan ada peningkatan. Terkait qurban ini, beliau memberikan penjelasan tentang “Filosofi Uang”, yaitu qurban adalah sebuah ibadah layaknya shalat, jadi yang terbaik adalah yang memakai peci dan berjama’ah (uang 100 ribu rupiah), bukan yang memegang parang (uang seribu rupiah).

Mbak Idah memberikan sosialisasi administrasi
CoffeeBreak Peserta Putra
CoffeeBreak Peserta Putri

Bagian selanjutnya, Mbak Nikmatus Saidah (Mbak Idah), staff bagian administrasi memberikan sosialisasi tentang tatacara administrasi program UNIRES. Beliau juga menyampaikan tentang pentingnya berbagi informasi tentang metode atau cara administrasi dan pelaksanaan tugas. Hal ini diperlukan untuk memastikan pengetahuan tentang administrasi program dapat dipahami oleh seluruh staff pembinaan, sehingga program-program UNIRES dapat dijalankan dengan baik dan benar serta dapat dipertanggungjawabkan, termasuk pelaporan pelaksanaannya. Setelah itu peserta dipersilakan menikmati hidangan Coffee Break.

Teh Ai yang menyampaikan sosialisasi Keuangan dan Ustadz Mahfud selaku MC

Bagian ketiga, dipandu oleh Ustadz Mahfud, Ibu Ai Kartilah atau panggilan akrabnya Teh Ai, menyampaikan tentang bagaimana mekanisme pendanaan untuk setiap kegiatan yang bukan termasuk dalam program utama. Program tambahan ini mencakup kegiatan seperti seminar, diskusi, kegiatan sosial, sampai pada kegiatan olahraga, perlombaan atau kompetisi baik internal UNIRES maupun di luar. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut dapat diajukan dan diusulkan ke kantor, untuk mendapatkan pendanaan. Beliau juga mendorong dan mengharapkan partisipasi aktif dan pro-aktif agar para staff pembinaan dapat memberikan ide-ide terbaiknya untuk menambah kegiatan-kegiatan yang bermanfaat baik untuk penghuni UNIRES maupun untuk UNIRES sendiri. Beliau mencontohkan salah bentuk kegiatan yang relevan seperti pengadaan tanaman-tanaman untuk menghijaukan UNIRES dan ikut serta di perlombaan di luar UNIRES jika memang ada resident yang berbakat dan memiliki kemampuan atau kapabilitas.

Bagian terakhir, Ustadz Mahfud memberikan sosialisasi tentang SOP pembinaan di UNIRES. Beliau menjelaskan tentang kedudukan serta tugas baik pokok maupun tambahan dari Pengasuh, Pembina, SR, ASR dan Sub-ASR. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam hal kebijakan, UNIRES menerapkan sistem Top-Down. Adapun beliau menambahkan bahwa prinsip yang perlu dipegang dalam pelaksanaan program untuk Resident adalah diMotivasi, diGerakkan dan diDampingi. Selain itu beliau juga menekankan akan pentingnya para tim pembinaan agar bisa menjadi uswatun hasanah atau suri tauladan yang baik bagi resident.

Salah Satu Kultum pada Setiap Setelah Shalat Berjamaah
Ustadz Mahfud yang Memandu Ice Breaking
Menuliskan Resolusi Bersama Rekan Sekamar (Putri)
Menuliskan Resolusi Bersama Rekan Sekamar (Putra)
Dua Pembina Putra baru dan Staff Hidangan Malam Sembari Memantau Jalannya Acara

Malam harinya setelah shalat maghrib dan isya’ berjama’ah serta makan malam, acara dilanjutkan dengan Rapat Kerja Divisi Staff Pembinaan. Namun demikian, sebelum acara utama, Ustadz Mahfud sebagai MC mengadakan acara Ice Breaking dengan permainan yang menambah konsentrasi para peserta yang terdiri dari SR dan ASR. Di sini peserta diminta untuk berpasangan dengan rekan sekamarnya di Unires di mana pasangannya adalah SR-ASR. Adapun setelah Ice Breaking tersebut, Ustadz Mahfud melanjutkan acara dengan resolusi untuk Diri dan Resident. Hal ini berkaitan dengan komitmen, harapan dan motivasi untuk pelaksanaan program UNIRES serta dalam menjalani kehidupan selama lebih kurang satu tahun bersama dengan rekan sekamar dan residen yang harus dibina. Semua peserta diminta untuk berpasangan seperti Ice Breaking sebelumnya dan menuliskan resolusinya pada secarik kertas atau selembar kertas pada bukunya. Detilnya adalah hal-hal yang dapat mempererat tali silaturahim berdua serta
meminimalkan konflik internal. Peserta juga diminta untuk mengucapkan janji atas komitmen diri dan bersama, untuk saling memotivasi dan saling mengingatkan tentang resolusi masing-masing.

Selanjutnya dilaksanakan acara utama pada malam tersebut, yaitu Rapat Kerja per divisi internal tim atau staff pembinaan UNIRES. Rapat ini membahas rencana program kerja dan anggaran yang dibutuhkan. Di malam tersebut, setiap divisi diberikan kesempatan untuk memaparkan rencana program kerjanya dan peserta lainnya termasuk pembina & pengasuh dipersilakan memberikan pertanyaan, kritik dan saran. Adapun divisi yang terdapat pada tim pembinaan UNIRES adalah sebagai berikut.

1. Divisi Keamanan Putra

Divisi Keamanan Putra

2. Divisi Keamanan Putri

Divisi Keamanan Putri

3. Divisi Ibadah Putra

Divisi Ibadah Putra

4. Divisi Ibadah Putri

Divisi Ibadah Putri

5. Divisi Bahasa Putra

Divisi Bahasa Putra

6. Divisi Bahasa Putri

Divisi Bahasa Putri

7. Divisi Kebersihan dan Kesehatan Putra

Divisi Kebersihan dan Kesehatan Putra

8. Divisi Kebersihan dan Kesehatan Putri

Divisi Kebersihan dan Kesehatan Putri

9. Divisi Publikasi dan Dokumentasi

Ketua Divisi PubDok
Anggota Divisi PubDok

10. Divisi Minat dan Bakat Putra

Divisi Minat dan Bakat Putra

11. Divisi Minat dan Bakat Putri

Divisi Minat dan Bakat Putri

Namun demikian, ada satu hal yang unik pada penyampaian program kerja masing-masing divisi tersebut. Selain terkesan serius tapi santai dan dibumbui dengan banyak tawa serta kegembiraan, ada juga permintaan untuk mengucapkan yel-yel dari masing-masing divisi. Hampir semua divisi mengucapkan slogan UNIRES yaitu “Unires UMY… Pribadi Kece, Prestasi Oke” dan “Unires bermisi… Membangun Pribadi, Mengukir Prestasi”. Hanya satu yang lain daripada yang lain, yaitu divisi Minat & Bakat Putra. Mereka menampilkan yel-yel dengan bunyi “Hmmm…” menirukan awal lagu dari Sabyan Gambus yang sempat viral di Youtube. Sontak, penampilan ini mengundang tawa dari para hadirin yang lain. Setelah acara ini, seluruh peserta dipersilakan untuk beristirahat.


Pagi harinya setelah shalat shubuh berjamaah, peserta dipersilakan untuk bersiap diri dan sarapan hingga lebih kurang pukul 07:00 WIB, karena acara selanjutnya adalah outbond dengan menyusuri sungai. Pada outbond ini terdapat beberapa permainan seru berupa rintangan-rintangan yang menguji keseimbangan, kecepatan dan ketahanan. Permainan-permainan tersebut ditempatkan di beberapa titik dari sungai yang dijelajahi. (Foto susur sungai terdapat pada bagian paling bawah artikel ini)

Selepas outbond, peserta dipersilakan untuk memersiapkan kepulangannya. Sebelum kepulangannya, diadakan sesi ta’aruf atau perkenalan diri dari setiap peserta termasuk pembina yang didahului dengan mengucapkan yel-yel UNIRES. Peserta diposisikan untuk duduk melingkar di pendopo utama.

Setelah perkenalan satu persatu, Ustadz Mahfud selaku fasilitator melanjutkan dengan permainan lempar bola yang diiringi musik sampai berhenti. Peserta yang menerima bola saat musik berhenti, harus menyebutkan nama 5 orang yang ditunjuk oleh fasilitator. Beberapa peserta ada yang berhasil, namun ada juga yang tidak. Namun demikian, karena dirasa terlalu mudah, kemudian penyebutan nama ditingkatkan menjadi 7 orang. Adapun hukuman bagi yang salah adalah berdiri di tempat. Acara ini selesai pada waktu dzuhur. Setelah shalat berjamaah, seluruh peserta dipersilakan untuk menikmati makan siang terakhir di lokasi dan barulah pulang kembali ke UNIRES setelahnya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *