Jum’at, 26 Oktober 2018, bertempat di Aula Gedung Y(Paling belakang) Unires Putri UMY, Unires mengadakan Public Lecture pertama untuk tahun akademik 2018-2019. Public Lecture perdana ini menghadirkan pembicara yang juga perdana bagi Unires, yaitu Ustadz Burhan Shodiq. Beliau sendiri telah dikenal luas oleh umat Islam, khususnya millenials di wilayah DIY dan sekitarnya. Banyak sekali tulisan beliau yang telah menjadi buku, bahkan ada yang kemudian diterjemahkan ke bahasa melayu untuk orang Malaysia. Seperti yang telah diketahui khalayak umum, beliau merupakan salah satu Ustadz spesialis cinta dan pra-nikah.

Sebelum penyampaian inti dari pembicara, setelah pembukaan oleh MC, beberapa acara dihadirkan terlebih dahulu. Pertama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah seorang residen Unires. Selanjutnya, Ustadz Muhsin memberikan sambutan dari tuan rumah. Terakhir, penampilan dari paduan suara Unires Putri UMY.

Dalam kesempatan malam ba’da isya tersebut, Ustadz Burhan Shodiq menyampaikan banyak hal terkait dengan masa awal kuliah di kampus. Beliau berbagi banyak tips dan trik tentang bagaimana cara efektif dan efisien bermula berlajar serta menimba ilmu di kampus. Beliau juga berbagi tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk menjadi generasi muda yang produktif nan islami dalam keseharian. Salah satu ilustrasi yang sempat beliau utarakan yaitu tentang banyaknya godaan saat masa kuliah yang mungkin akan menjadi jalan dari kuliah yang mangkrak, mulai dari wanita, harta, sampai pekerjaan dan menikah. Peserta terlihat sangat menikmati penyampaian dari Ustadz Burhan Shodiq malam itu yang mencerahkan, membuka pikiran, memotivasi, namun ada kalanya kocak dan lucu.

Setelah penyampaian Ustadz Burhan Shodiq serta tanya jawab, acara dilanjutkan dengan penghargaan bagi para residen Unires yang berprestasi selama masa awal program pembinaan berjalan. Acara kemudian diakhiri dengan penutup dan bersih-bersih serta merapikan bersama tempat acara.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *